Saturday, March 7, 2020

Makalah Pancasila dan Implementasinya dalam Kehidupan


PEMBAHASAN

A.    Pengertian Pancasila
Secara harfiah pancasila dapat dijabarkan dalam dua kata, yaitu Panca yang berarti Lima, dan Sila berarti dasar atau rangkaian kata tersebut mempunyai makna Lima Dasar. Sedangkan secara istilah “sila” juga dapat diartikan sebagai aturan yang melatar belakangi perilaku seseorang atau bangsa, kelakuan atau perbuatan yang menurut adab ( sopan santun ), akhlak dan moral. Istilah pancasila di angkat lagi kepermukaan oleh Bung Karno dalam pidatonya tanggal 1 Juni 1945 di sidang BPUPKI sebagai bahan dalam merumuskan Dasar Negara Indonesia Merdeka, sehingga sering timbul anggapan bahwa tanggal 1 Juni di akui sebagai lahirnya Pancasila.
Pancasila lahir dari perjalanan sejarah perjuangan bangsa Indonesia yang panjang. Nilai – nilai pancasila berasal dari bangsa Indonesia sendiri. Nilai – nilai pancasila hidup dan berkembang didalam masyarakat sudah sejak dari dahulu kala. Sebagai nilai yang ada dalam diri bangsa Indonesia maka pancasila memiliki keunikan dan kekhasan sendiri tentunya sesuai dengan jatidiri ( kepribadian bangsa Indonesia).

B.     Rumusan Pancasila
Rumusan pancasila sebagai dasar Negara yang asli terdapat dalam teks pembukaan UUD 1945 alinea ke 4, sebagai berikut :
1.      Ketuhanan yang Maha Esa;
2.      Kemanusiaan yang adil dan beradab;
3.      Persatuan Indonesia;
4.      Kerkyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan;
5.      Keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia.

C.    Implementasi dari butir-butir Pancasila
Implementasi menurut istilah adalah suatu penerapan atau tindakan yang di lakukan berdasarkan rencana yang telah di susun atau dibuat dengan cermat dan terperinci sebelumnya. Sedangkan Implementasi Pancasila adalah pelaksanaan / penerapan nilai – nilai pancasila dalam kehidupan sehari – hari.
Berikut adalah contoh Implementasi butir - butir Pancasila dalam kehidupan sehari-hari :
1.      Ketuhan yang Maha ESA
Hak & Kewajiban :
-          Hak untuk memilih dan mengakui agama dan ketuhanan yang maha Esa.
-          Melaksanakan perintah dan larangan tuhan yang maha Esa menurut agama dan kepercayaanya masing – masing.
2.      Kemanusiaan yang adil dan beradab
Hak & Kewajiban :
-          Manusia sebagai makhluk individu, memiliki asasi yang dapat dinikmati dan dipertahankan  terhadap godaan dari segala arah.
-          Saling membantu, saling menolong, dan bekerja sama dengan sesama manusia.
3.      Persatuan Indonesia
Hak & Kewajiban :
-          Sikap mengutamakan kepentingan bangsa diatas suku, golongan, partai, dan lain-lain. Berarti persatuan antar suku, golongan, partai itu memiliki kedudukan dan kesempatan yang sama di Indonesia, dalam arti adanya keseimbangan dengan tidak mengutamakan  yang satu dan mengabaikan yang lainya.
-          Mengutamakan kepentingan umum/bersama daripada kepentingan golongan, suku, agama, kelompok, atau kepentigan pribadi.
4.      Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan / perwakilan
Hak & Kewajiban :
-          Negara RI dibentuk dari, oleh dan untuk rakyat.
-          Patuh dan taan kepada rambu-rambu hokum dalam kehidupan demokrasi.
5.      Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Hak & Kewajiban :
-          Keadilan sosial berwujud hendak melaksanakan kesejahteraan umum bagi setiap anggota masyarakat, yaitu keadilan yang memberi perimbangan dimana hak miliki berfungsi social.
-          Melakukan kontrol sosial kepada para pembimbing Negara yang baik, yang formal, maupun non formal bagi kepentingan bersama.

D. Contoh Penyimpangan Implementasi Pancasila
1.      SILA PERTAMA
Pada sila pertama yang ada didalam pancasila berbunyi “Ketuhanan yang maha ESA”. Bunyi sial pertama yang ada didalam pancasila ini bertujuan supaya setiap individu masyarakat Indonesia bisa bebas memluk agama sesuai dengan kepercayaan mereka masing-masing, dan juga beribadah sesuai agama dan tiap-tiap umat beragama saling menumbuhkan rasa saling toleransi kepada agama lain. Contoh penyimpangan sila ke-1 yaitu :
-          Tidak ada sikap toleransi terhadap sesama, sikap ini biasanya didasari karena keegoisan.
-          Gerakan radikal kelompok tertentu yang mengatas namakan agama. Conyohnya seperti : Bom Bali, Bom MH. Thamrin.
2.    SILA KEDUA
Kemudian Pancasila sebagai ideology Negara harus kita pahai dengan baik, dengan salah satunya mengamalkan Sila ke-2 yang berbunyi Kemanusiaan yang adil dan  beradab”. Pada sila ke-2 ini diharapkan masyarakat bisa hidup dengan adil dan sesuai dengan hakikat manusia. Contoh penyimpangan sila ke-2 yaitu :
-          Perbudakan, perbudakan jelas menyalahi sial ke-2 karena manusia tidak diperlakukan dengan semestinya dan tidak mausiawi sehingga perbudakan sangatlah dilarang.
-          Ketidakadilan dalam bidang ekonomi, terkadang ada beberapa kasus dalam ekonomi yang akan merugikan orang – orang yang tidak mampu dan malah menguntungkan bagi kaum atas. Contoh kasus sila ke-2 : seperti ketidakadilan karena hutang bagi rakyat kalangan bawah,
3.      SILA KETIGA
Contoh Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa dalam kehidupan sehari – hari tidak terlepas dari sila ke-3 yang berbunyi “Persatuan Indonesia“ yang memiliki makna penting yaitu mengutamakan persatuan seluruh bangsa Indonesia yang berbeda dari suku, agama, ras, dan budayanya . Dengan sila ini Indonesia bisa bersatu walaupun berbeda-beda seperti semboyan bangsa “BHINEKA TUNGGAL IKA“. Contoh penyimpangan sila ke-3 yaitu :
- Menganggap suku lain lebih buruk dari sukunya sendiri, Indonesia terdiri dari berbagai macan suku ras, semua suku tentu saja memiliki keunikan dan kelebihannya masing-masing. Membandingkan dan menganggap suku lain remeh tentu saja merupakan salah satu pelanggaran dari sila ke-3 ini. 
- Perang antar suku, seperti yang dilihat makna dari sila ini adalah mempersatukan Indonesia. Jika terjadi perang antar suku tentu saja Indonesia akan terpecah belah. Contoh kasus penyimpanganya : OPM (Organisasi Papua Merdeka ).

4.      SILA KEEMPAT
Sila keempat yang berbunyi ”Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat dalam permusyawaratn perwakilan“. Pada sila ke-4 ini memiliki makna yang lebih mengutamakan kepentingan masyarakat dan juga Negara . Contoh penyimpangannya ; Ketidakadilan bagi masyarakat, Sila ke-4 mengungkapkan akan lebih mementingkan masyarakat. Namun nyatanya masih banyak penyimpangan dan kekeliruan dalam hukum, sehingga menimbulkan ketidakadilan bagi masyarakat. Contoh kasus penyimpangan sila ke-4 yaitu : Ketidakadilan hukum.
5.      SILA KELIMA
Sila terakhir pancasila ini yang berbunyi “ Keadilan sosial abagi seluruh rakyat Indonesia”, yang memiliki makna jika semua masyarakat Indonesia harus bisa hidup dengan adil. Namun nyatanya sampai saat ini masih banyak sekali hal yang dilanggar. Contoh penyimpangan : Menelantarkan para veteran yang sudah mengabdi pada Negara sejak puluhan tahun yang lalu, selain itu ketidakadilan dalam bidang kesehatan juga sering terjadi saat ini seperti perlakuan yang berbeda kepada pasien yang menggunakan BPJS dan yang tidak menggunakan BPJS. Biasanya pasien yang menggunakan BPJS akan disepelkan dan Pasien yang tidak menggunakan BPJS akan lebih diprioritaskan .

E.     Solusi dari Penyimpangan Implementasi Pancasila

1.      Sila Pertama
Saling menghormati antar sesama agama contohnya seperti tidak menggangu umat agama lain dalam beribadah ataupun ritual lainnya.
2.      Sila Kedua
Tidak membeda-bedakan antara kaum miskin ataupun kaum menengah atas contohnya seperti dalam bidang pendidikan.
3.      Sila Ketiga
Menghargai setiap perbedaan yang ada di Indonesia
4.      Sila Keempat
Dengan menampung aspirasi-aspirasi rakyat dan memusyawarahkannya
5.      Sila Kelima
Dengan melakukan pemerataan layanan masyarakat.



No comments:

Post a Comment

  Kisi-Kisi Sosiologi Kelas 10 1.      Siswa mengetahui pengertian sosiologi dari para ahli 2.      Siswa mengetahui sifat-sifat sosiolo...