Saturday, March 7, 2020

Makalah Filsafat Islam


PEMBAHASAN


A.  DEFINISI FILSAFAT ISLAM
Filsafat berasal dari kata Yunani yaitu philos dan sophia. Philos yang berarti cinta dan dalam arti luas yang berarti keinginan. Sedangkan sophia yang berarti kebenaran atau kebijaksanaan.  Secara etimologi filsafat berarti cinta pada kebijaksanaan atau kebenaran. Hasan Sadzili mengatakan bahwa filsafat adalah cinta akan kebenaran.[1]
Beberapa pengertian filsafat Islam menurut beberapa tokoh filsafat 
1.      Menurut De Boor (seorang Belanda),  Filsafat Islam adalah Pemikiran Filsafat Yunani yang masuk ke dalam dunia Islam melalui penerjemahan, yang kemudian oleh ulama-ulama Islam pemikiran Filsafat tersebut disyarah atau disinergikan apabila  terdapat perbedaan atau pertentangan dengan prinsip-prinsip ajaran Islam.
2.      Wilhelm Dithlay (seorang Jerman) secara sportif mengakui orang Arab sama juga dengan bangsa-bangsa lain dimana saja di dunia ini. Yakni, orang-orang Arab memiliki kemampuan akal untuk bisa berfikir secara mendalam serta mencipta suatu
pemikiran filosofi yang tinggi.
3.      Prof. Dr. Ahmad Fuad Al-Ahwany (Guru besar Filsafat Islam di Cairo university) dalam bukunya mengatakan bahwa Filsafat Islam adalah suatu pembahasan tentang alam semesta dan manusia yang didasarkan atas ajaran agama yang dibawa oleh Islam.
Definisi tersebut menonjolkan kemampuan orang Arab Islam untuk menciptakan suatu bentuk pemikiran filsafat yang khas Islam tentang alam semesta dan manusia, sehingga dengan demikian sangat berbeda dengan pendapat De Boor yang memandang Filsafat Islam tidak lebih dari Filsafat Yunani yang ditransfer ke dalam dunia Islam.[2]






B.  SEJARAH FILSAFAT ISLAM
Dalam sejarah pertemuan Islam (kaum muslimin) dengan filsafat, terjadi pada abad-abad ke-8 masehi atau abad ke-2 hijriah. Masa dimana Islam dapat mengepakkan sayapnya, dan menjangkau daerah-daerah baru. Dalam hal ini sejarah filsafat Islam tidak lepas kaitannya dengan filsafat Yunani, yang mana-buku filsafat Yunani di seleksi dan di sadur seperlunya, serta di terjemahkan dalam Bahasa arab. [3]
Meskipun diakui bahwa filsafat Yunani memberi pengaruh besar pada perkembangan Islam, bukan berarti filsafat Islam menjiplak atau memplagiasi filsafat Yunani.  Sebab-sebabnya adalah:
1.    Berguru tidak menunjukkan pengulangan
2.    Setiap pemikiran tidak lepas dari konteks budaya masing-masing
3.    Kenyataan yang menunjukkan bahwa pemikiran rasional Islam telah lebih dahulu mapan sebelum datangnya filsafat Yunani.
Lantas, darimana  sumber pemikiran rasional filosofis Islam itu berasal?, seperti dinyatakan oleh  banyak peneliti, baik muslim maupun non-muslim[4], pemikiran rasional filosofis Islam lahir dari kitab suci mereka sendiri ( Al-Qura’an ). Pada awal perkembangan Islam, ketika Rosululloh SAW masih hidup, segala persoalan bisa diselesaikan dengan cara bertanya langsung kepada beliau. Namun, setelah beliau wafat persoalan-persoalan semakin banyak dan rumit seiring dengan perkembangan Islam yang kian cepat. Jalan satu-satunya adalah kembali kepada ajaran teks suci, yakni al-Qur’an dengan berbagai pemahaman.
Dalam upaya memahami ajaran Al-Qur’an tersebut, maka di perlukan minimal 3 metode kajian resmi yang  nyatanya mempunyai relevan sifilosofis antara lain:
1.    Penggunaan takwil,
2.    Pembedaan antara istilah-istilah atau pengertian yang  mengandung lebih dari satu makna ( musytarak )
3.    Penggunaan qiyas (analogi) atas persoalan-persoalan yang tidak ada penyelesainnya secara langsun dalam teks[5]



C.  HUBUNGAN FILSAFAT ISLAM DENGAN FILSAFAT YUNANI
Hubungan  Filsafat Islam dengan Filsafat Yunani. Filosof-filosof muslim banyak mengambil Pemikiran-pemikiran Aristoteles dan Plotinus. Hal ini tidak dapat dipungkiri. Walaupun, tidak berarti bahwa Filsafat Islam hanya kutipan semata-mata dari pemikiran-pemikiran Aristoteles seperti yang dikatakan oleh Ernest Renan atau dari Plotinus seperti kata Duhen. Karena sumber Filsafat Islam bukan hanya semata-mata dari Yunani melainkan juga dari kebudayaan India dan Iran.[6]
Salah satu sumber Filsafat Islam adalah filsafat Yunani tetapi ini tidak berarti bahwa sumbernya hanya dari filsafat Yunani semata, melainkan juga dari Persia, India, Tiongkok dan sebagainya, walaupun harus diakui bahwa sumber utama adalah dari filsafat Yunani. Pandangan-pandangan kefilsafatan yang bersumber dari filosof Yunani kemudian diolah dan dikembangkan oleh orang-orang Islam serta disesuaikan dengan prinsip-prinsip ajaran Islam, sehingga keaslian dan khas Islamnya tetap tampak apabila dihayati dan direnungkannya. Adanya keaslian/kekhususan pemikiran Filsafat Islam diakui pula oleh Montet (seorang orientalist Prancis dan guru besar Bahasa-bahasa ketimuran di Universitas Geneve) mengatakan bahwa ”sesungguhnya Filsafat Islam meskipun prinsip dan dasar-dasarnya bersumber dari pikiran-pikiran Aristoteles; Namun, bukanlah suatu bentuk pengulangan dari pikiran-pikiran Yunani; Karena orang-orang Arab meskipun menaruh hormat terhadap orang-orang Yunani karena dianggap sebagai Guru Besar mereka; Namun, pada batas-batas tertentu mereka menyadari betapa pentingnya mempertahankan kemurnian dan indentitas ke-Islaman mereka, seperti tercermin pada buku-buku hasil karya mereka.
Perlu ditambahkan pula bahwa dalam perkembangan Filsafat Islam tampak usaha dari sebahagian pembahas untuk mencari akar/sumber Filsafat Islam pada kitab suci Al-Quran, dan bukan bertolak dari pikiran Yunani seperti Filsafat Islam yang dikenal selama ini.[7]




[1] Ahmad Tafsir, Filsafat Umum, Bandung: PT.Remaja Rosdakarya, 1990,  hlm. 8.
[2] Lihat Ahmad Fuad Al Ahwany, Al Falsafatul Islamiyah, Qairo: Darul Qalam,1962, hlm. 10
[3] Louis Gardet dan Anawati, Falsafah al-Fikr al- Dini, hlm.  77;
[4] Abid al-Jabiri, Taqwin al-‘Aql al-‘Arabi, (T.K: Markaz al-Tsaqofi al-Arabi, 1991 ), 57
[5] Oliver Leaman, penganta rfilsafat Islam, hlm.8
[6] Ahmad Hanafi, Pengantar Filsafat Islam,  Bulan Bintang, Jakarta, 1991, hlm. 23
[7] Ibrahim, Filsafat Islam Masa Awal, percetakan carabaca, Permai, 2006, hlm. 19-21

1 comment:

  1. Water Hack Burns 2 lb of Fat OVERNIGHT

    At least 160 000 men and women are trying a easy and SECRET "liquids hack" to burn 1-2lbs every night as they sleep.

    It's very simple and it works every time.

    This is how to do it yourself:

    1) Go get a glass and fill it up with water half the way

    2) And then use this amazing hack

    so you'll be 1-2lbs skinnier when you wake up!

    ReplyDelete

  Kisi-Kisi Sosiologi Kelas 10 1.      Siswa mengetahui pengertian sosiologi dari para ahli 2.      Siswa mengetahui sifat-sifat sosiolo...